Kecewa menjadi cinta

Dalam kegundahan dan kesedihan semua kebahagian itu terjadi, Tanpa sengaja perkenalan lewat dunia maya bisa mempererat hubungannya. “Cosi panggil aja Cosi,” percakapan itu terjadi disaat mereka berdua sedang online di dunia maya. Tulisan lirih di dinding facebook Cosi membuat lelaki itu tertarik dan mengomentarinya. Chatingan lewat facebook pun berlanjut sampai akhirnya Cosi tukaran no handphone dengan lelaki tersebut. Dari situlah awal keindahan itu terjadi.

Tidak terasa waktu yang dilaluinya begitu cepat, Rencana yang gagal mau ketemuan di Jakarta membuat hubungannya dengan Perla semakin buruk. Cosi membuat semua nya hancur, janji yang tidak ditepati membuat Perla tidak mempercayainya lagi. Sampai akhirnya Perla tidak pernah lagi menghubunginya kembali, baik lewat Facebook maupun lewat telpon dan sms. Tapi dengan kegigihan Cosi, dia mencoba untuk berusaha memperbaiki hubungan itu kembali, awalnya Perla tidak menanggapi permintaan maaf dari Cosi, tapi dengan usaha yang terus dilakukan Cosi akhirnya permintaan maaf itu didapatinya juga. Disinilah semua nya terjadi, dari kecewa bisa menjadi cinta. Cosi tidak menyangka atas ucapan Perla lewat telpon tadi, Cosi hanya berpikir itu hanya lelucon semata, dan akhirnya dia tidak terlalu menanggapi omongan dari Perla. Berawal dari itu hubunganya pun mulai dekat kembali, curhat pun terjadi, cerita Cosi mulai dari mantan pacarnya, sampai dengan cerita keluarga dan pengalaman Perla selama ini. Tanpa disadarinya, kedekatan itu mulai tumbuh sampai akhirnya mereka punya hubungan yang special lewat komunikasi dan jarak jauh.

Waktu  yang ditunggu Cosi untuk balik ke kampung halamannya akhirnya datang juga, Cosi memang satu daerah dengan Perla tapi bedanya Cosi ingin mengadu nasib ke kota yang ada tugu Monasnya itu. Karena kecerobohan dan kelalaian Cosi sampai akhirnya Cosi ketinggalan pesawat, dan esoknya baru Cosi berangkat kekampung halamannya.  Dengan keputusan Cosi ke Padang dan tinggal dikampung halamanya lagi, dari situlah Perla menjadi  yakin untuk hubungan mereka berdua, Perla juga telah menunjukkan keseriusannya untuk menjalin hubungannya dengan Cosi, restu kedua belah pihak telah didapatinya, sekarang mereka hanya tinggal menunggu hari baik itu datang. Semoga Cosi dan Perla tetap bersatu sampai maut memisahkan, tetap setia satu sama lainnya, tetap selalu dalam kebahagian dalam menjalin bahtera rumah tangga. Restui kami ya ALLAH, semoga kita menjadi pasangan yang Ideal dimataMu. Amin… Ucap mereka penuh harap.

&&&

Tentang erfachianda

Aku adalah anak ke 3 dari 4 bersaudara, periang, mudah berteman dan sering dijadian tempat curhat oleh teman-temanku. Uci panggilanku, cewek yang mempunyai tinggi yang luar biasa yang hobi olah raga, membaca dan jalan-jalan, itulah sedikit gambaran tentang diriku.
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

3 Balasan ke Kecewa menjadi cinta

  1. likeithem berkata:

    Amiiiiin Mhieko

Biasakan memberi kritik dan saran setelah membaca tulisan ini

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s